KARBOHIDRAT Bukanlah Musuh

Banyak orang TAKUT dengan karbohidrat.

Keyakinan yang populer menyatakan bahwa karbohidrat adalah MUSUH, terutama dalam masalah penurunan berat badan atau diabetes tipe 2. Lucunya, yang terjadi malah sebaliknya.

Kita tahu bahwa buah-buahan dan sayur-sayuran meningkatkan kesehatan yang optimal dan itu karena kandungan di dalamnya. Sebanyak 60-90% kalorinya berasal dari KARBOHIDRAT. Buah-buahan dan sayuran mengandung 90% atau lebih, sedangkan kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan memiliki hingga sekitar 70% kalori yang berasal dari karbohidrat yang “ditakuti” tersebut.

“Karbohidrat buruk” bukanlah yang ditemukan di dalam makanan UTUH. Mereka muncul ketika makanan nabati kaya karbohidrat “DIPERBAIKI” menjadi gula meja atau tepung putih. Misalnya, ketika sebutir gandum utuh diubah menjadi tepung, 80-95% serat, vitamin, mineral, dan unsur-unsur lainnya benar-benar DIHILANGKAN, meninggalkan nutrisi “kalori kosong”.

Selanjutnya, tepung putih ini SELALU dipadukan dengan garam, gula, lemak (mentega, minyak) dan bahan tambahan makanan dalam jumlah banyak untuk membuat makanan seperti donat, kue, roti, pizza, mie, dll. INILAH karbohidrat yang harus DIHINDARI untuk mempertahankan dan menjaga badan yang sehat, mengurangi peradangan, meningkatkan resistensi insulin dan banyak lagi.

Untuk METABOLISASI kalori dari karbohidrat, protein dan lemak, kita MEMBUTUHKAN nutrisi tertentu dalam makanan kita. Ketika kita menghilangkan nutrisi tersebut, maka SANGAT sulit bagi tubuh untuk menangani hal-hal ini.

Kita hanya perlu memilih karbohidrat dengan hati-hati.

Karbohidrat BUKAN musuh.

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)