Pengobatan vs Detoksifikasi

Tubuh, kesadaran tubuh kita, adalah sempurna sehingga tidak dapat lagi ditingkatkan.

Sakit dan penyakit adalah obatnya. Tidak ada obat dan pengobatan yang dapat menghapus & membersihkan PENYEBAB penyakit, melainkan itu hanyalah praktik pereda rasa sakit dan stimulan. 

Kita belum bisa dikatakan sembuh dengan hanya dengan meredakan gejala dan rasa sakitnya dengan obat, atau menstimulasi diri untuk nampak lebih kuat…

Penyembuhan adalah dengan menghilangkan PENYEBAB PENYAKIT. 

PENYAKIT adalah residu asam (limbah, racun) dari makanan sehari-hari, limbah dari aktifitas sel setiap hari, dsb. Ketika mereka ada secara berlebihan setiap hari, hal ini membuat tubuh kuwalahan dalam proses pembuangannya dan menumpuk dari waktu ke waktu, yang mengotori saluran pembuangan tubuh (sistem limfatik), serta menciptakan kemacetan pada jalur pembuangannya sendiri. 

Pada suatu titik, tubuh harus menciptakan upaya eliminasi atau pembuangan limbah (racun) yang lebih keras daripada biasanya yang disebut oleh medis sebagai “penyakit”. 

Demam, Batuk, pilek, flu, pneumonia, TBC, gatal-gatal, dll hanyalah GEJALA ELIMINASI, yaitu pembuangan limbah/racun yang berlebihan. Mereka bukan penyakit yang perlu diobati.

Menambahkan apa pun ke tubuh yang meringankan ketidaknyamanan proses itu akan mengakibatkan terhambatnya proses eliminasi itu sendiri.

Proses ELIMINASI atau yang juga kita sebut DETOKSIFIKASI adalah KLARIFIKASI tubuh atas beban racun yang berlebihan. Sama sekali tidak ada bukti bahwa suatu zat eksogen mempengaruhi tubuh sedemikian rupa untuk mempercepat atau meningkatkan detoksifikasi.

Tubuh hanya perlu diberi makanan yang sesuai untuk  bekerja. Namun, hanya tubuh yang menyembuhkan dirinya sendiri.

Kebanyakan orang tidak dapat membayangkan bagaimana mengatasi suatu penyakit tanpa adanya obat penawar.

Pola pikir untuk mengobati penyakit sudah tertanam SANGAT DALAM di alam bawah sadar manusia sehingga sulit menghilangkannya.

Menghilangkan PENYEBABNYA tidak akan memuaskan kebanyakan orang, dan mereka rata-rata menginginkan pengobatan, apa pun itu.

Penyembuhan sejati bukan dengan cara memasukkan lebih banyak racun ke dalam sistem. Racun obat, racun makanan, dll. Namun, banyak orang sudah cukup merasa lega dengan praktik pengobatan dan stimulan, sehingga mereka tidak pernah terpikir untuk memperbaiki kesalahan pola makan dan praktik hidup mereka.

(ummhas)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)