Gaya Hidup Superior vs Inferior
Dr. Herbert Shelton menguraikan beberapa pernyataan yang sangat mendalam mengenai gaya hidup SUPERIOR vs INFERIOR.
Ia mengatakan: “kesehatan dan penyakit bukanlah sesuatu yang diberikan secara cuma-cuma. Kesehatan dan penyakit merupakan hasil yang melekat. Hal-hal tersebut dihasilkan dari cara hidup yang sangat bertolak belakang. Kita tidak bisa seenaknya saja, sebab ada cara yang jelas lebih unggul (superior) dibandingkan cara yang lain. Hanya cara-cara unggul yang menghasilkan hasil-hasil unggul, yaitu KESEHATAN. Cara-cara yang lebih rendah (inferior) menghancurkan mereka yang mempraktikkannya.”
Hukum alam (sunatullah) dalam kehidupan tidak hanya tertanam dalam diri kita, tetapi juga melekat dalam hubungan unik kita dengan seluruh kehidupan, lingkungan, dan alam, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.
Karena pelanggaran terhadap hukum inilah kita sering kali menghancurkan diri kita sendiri dan terkadang orang lain.
Kita berhubungan dengan makanan, air, udara, sinar matahari, individu lain dan bentuk kehidupan lainnya, dll. Kita harus mengetahui dan memahami hubungan-hubungan ini.
Sebagai suatu entitas, suatu organisme yang hidup, bernapas, dan bertindak sendiri, kita semua mempunyai pilihan tertentu dalam cara kita bertindak dan hidup.
Hal ini didefinisikan dengan:
Melaksanakan otonomi.
Kita bisa memilih untuk minum alkohol atau tidak, memakan sayuran atau makan daging, berolahraga atau bermalas-malasan, berdiam diri di dalam rumah atau mendapatkan sinar matahari, membuang atau melestarikan energi, dan sebagainya.
KITA BEBAS MEMILIH HIDUP KITA SENDIRI, TAPI KITA TIDAK BEBAS MEMILIH HASIL AKHIRNYA.
Konsekuensi dari pilihan kita adalah “buah dari pikiran dan tindakan kita sendiri”.
Kita membangun diri kita sendiri atau menghancurkan diri kita sendiri dengan gaya hidup kita.
”Dr. Shelton mengatakan:
”Hidup bukan sekadar soal ‘lakukan ini dan jangan lakukan itu’, ini soal hubungan. Jika kita menjalankan hubungan dengan benar, segala sesuatunya akan mengikuti dari situ.”
Semuanya mengalir dari pusat loyalitas (kesetiaan). Kesehatan mengalir dari kesetiaan pada hal-hal yang sah sesuai hukum kehidupan, penyakit berasal dari hal sebaliknya, yaitu pelanggaran terhadap hukum kehidupan.
Apa pun yang merugikan (berbahaya) terhadap kesejahteraan fisiologis-biologis kita, meskipun hanya sedikit, harus diakui sebagai penyebab penyakit dan penderitaan yang tidak perlu.

www.terrain-model.com
Fb group : Komunitas Terrain Model